Pentingnya Ekstrakurikuler Pramuka Melalui Kegiatan Perjusa di SDIT Muslimat 1 Tarakan

Ekstrakurikuler Pramuka merupakan salah satu kegiatan penting dalam pembinaan karakter peserta didik di SDIT Muslimat 1 Tarakan. Melalui berbagai aktivitas yang terstruktur dan edukatif, Pramuka menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta kebersamaan sejak usia dini. Salah satu bentuk nyata dari kegiatan Pramuka tersebut adalah Perkemahan Jum’at–Sabtu (Perjusa) yang rutin dilaksanakan oleh sekolah.

Kegiatan Perjusa di SDIT Muslimat 1 Tarakan dirancang tidak hanya sebagai kegiatan rekreatif, tetapi juga sebagai media pembelajaran di luar kelas yang bermakna. Melalui kegiatan ini, peserta didik dilatih untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan, bekerja sama dalam kelompok, serta mempraktikkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan nyata.

Salah satu manfaat utama kegiatan Perjusa adalah melatih kemandirian siswa. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik belajar mengurus kebutuhan pribadi, mengatur waktu, serta bertanggung jawab terhadap perlengkapan dan tugas yang diberikan kepada masing-masing regu. Hal ini sangat penting dalam membentuk pribadi siswa yang mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.

Selain itu, Perjusa juga berperan besar dalam menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti aturan kegiatan, mematuhi jadwal, serta melaksanakan tugas dengan penuh kesungguhan. Melalui proses ini, siswa belajar arti penting disiplin dalam mencapai tujuan bersama.

Kegiatan Pramuka dalam Perjusa juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai kerja sama dan kepemimpinan. Dalam setiap regu, siswa diajak untuk saling berkoordinasi, membantu satu sama lain, serta menghargai pendapat teman. Siswa yang ditunjuk sebagai pemimpin regu mendapatkan pengalaman langsung dalam memimpin, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap kelompoknya.

Sebagai sekolah berbasis Islam, SDIT Muslimat 1 Tarakan senantiasa mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam setiap kegiatan Pramuka, termasuk Perjusa. Kegiatan shalat berjamaah, doa bersama, serta pembiasaan akhlak mulia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian kegiatan. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga kuat secara spiritual.

Melalui Perjusa, peserta didik juga dilatih untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Siswa diajarkan untuk menjaga kebersihan, mencintai alam, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Nilai ini sejalan dengan Dasa Dharma Pramuka yang menekankan kecintaan terhadap alam dan sesama manusia.

Dengan berbagai manfaat tersebut, ekstrakurikuler Pramuka melalui kegiatan Perjusa menjadi salah satu pilar penting dalam pendidikan karakter di SDIT Muslimat 1 Tarakan. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta didik mampu mengembangkan potensi diri, memiliki kepribadian yang mandiri, disiplin, berakhlak mulia, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

SDIT Muslimat 1 Tarakan berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan Pramuka sebagai bagian integral dari proses pendidikan, demi mewujudkan peserta didik yang cerdas, berkarakter Islami, dan berdaya saing di masa depan.